Sepucuk Surat dari Semesta
"Semesta membentukmu untuk menjadikanmu Ada"
Banyak hal didunia ini yang mungkin kamu
kira tidak akan terjangkau dan mampu dipahami oleh banyak orang . kebanyakan
dari kita hanya berpikir bahwa hidup ini hanyalah soal perjalanan menyusuri
jalan berliku-liku yang disajikan oleh dunia. Sadarkah kita, bahwa hidup lebih
dari sekedar itu. Tapi, itu semua tergantung bagaimana kamu mau untuk
memikirkannya dan berusaha untuk menjangkaunya. Bawasanya kita, setiap manusia
dibumi ini diberikan kesempatan yang sama untuk hidup, bernafas, menikmati pagi
dan malam, matahari dan bulan beserta berjuta-juta bintang. Kita diberi
kesempatan merasakan sejuknya embun dan hangatnya sepercik api. Kita juga
diberikan kesempatan yang sama untuk mampu merasakan tidak hanya keindahan dan
fenomena dari semesta, tapi juga perasaan-perasaan yang ada dalam semesta dalam
diri. Setiap emosi, hasrat, gairah hidup, rasa dan karsa, sedih, senang, tangis
dan tawa semuanya mampu kita rasakan karena kita adalah seorang Manusia.
Dalam
salah satu kitab sucipun disebutkan bahwa Manusia adalah makhluk yang sempurna
daripada jin dan malaikat. Beruntunglah kita selain menjadi makhluk yang
sempurna kita juga diberikan amanah untuk menjadi khalifah di bumi ini. Sang
Pencipta tentu menciptakan kita untuk berbagai alasannya. Dan jadilah kita
bunga dari kehidupan, bunga dari semesta raya ini. Dari jutaan sperma yang
berusaha menembus dinding ovum, kitalah sebagai pemenangnya. Satu-satunya benih
pemenang dari pertarungan jutaan sperma yang berusaha menembus dinding ovum.
Energi
cahaya murni Ilahiyah kita terpancar terang benderang keseluruh penjuru bumi
menyampaikan tanda bahwa kita adalah makhluk yang disebut Manusia sebagai
makhluk beruntung yang berhasil terlahir kedunia ini. Cahaya membawa berkah dan
rahmat untuk kita tumbuh dan berkembang atas kehendak Ilahiyah. Satu demi satu
jalan kita terbuka melalui cara-cara luar biasa manusia dibumi ini menapaki
jalan dan proses kehidupannya.
Hari
ini adalah buah dari pengalaman kemarin dan bekal untuk hari esok.
Berbahagialah kita dalam anugrah dan rasa syukur kepada Sang Pencipta. Bahwa
untuk hidup saja tidak cukup, teruslah bersyukur karena tidak hanya dilimpahkan
rangkaian nafas yang terus berkelanjutan, tapi anugrah kesehatan, keluarga,
orang-orang yang mencintai dan kita cintai, segala bentuk perasaan yang mampu
kita rasakan, keberuntungan karena kita diberi rizki dan makanan, juga mata air
dan air mata yang tidak pernah kering. Semua itu tercipta karena proses
harmonisasi yang saling berkaitan dan berhubungan juga berkesinambungan.
Segala
hal yang ada di hati dan pikiran kita mampu terurai dan termanifestasikan
menjadi wujud nyata dengan usaha nyata beserta doa dan harapan kita. Kita
adalah makhluk yang special. Pikiran dan rasa kitapun jika kita mampu mengola
dan menatanya dengan baik dan cemerlang akan berpotensi mempengaruhi makhluk
dan apapun yang ada disekitar kita. Energi dan pikiran kita melahirkan berbagai
tingkatan energi yang sesuai dengan apa yang kita pikirkan dan rasakan dan itu
sangat berdampak kepada semesta raya ini.
Dalam
banyak hal yang mampu kita terangkan dan rasakan, akan ada saatnya disatu momen
dan ketetapanNya bahwa segala sesuatu tidak datang hanya karena sebuah
kebetulan. Hal tersebut yang akan mengajarkan kita bahwa seberapapun besar
usaha yang kita lakukan akan tetap mengikuti ketetapan Sang Pencipta pada
akhirnya. Angan yang kita raih, itu adalah bagian dari perjuangan yang menjadi
takdir kita. Lalu, jika ada sebagian angan dan harapan yang belum terwujud,
tetaplah berusaha untuk menarik segala kemungkinan dan energi yang ada
disekitarmu, agar semesta membantumu untuk mewujudkannya dan Sang Pencipta pun
merestuimu.
Lalu,
jangan lupa untuk terus bersabar dan selalu bersabar dalam melewati setiap
tantangan dan rintangan yang pasti akan datang silih berganti. Tidak ada
seorang pun yang mengetahui akan dibawa kemana takdir hidup kita. Untuk itu
kita harus meyakinkan diri kita dan berusaha melayakkan diri kita bahwa kita
mampu dan layak untuk menerima segala kemungkinan paling baik, harapan-harapan
indah menjadi nyata, dan segala prasangka baik juga hati dan pikiran yang
murni, tulus dan ikhlas dalam kehidupan kita. Berusahalah untuk itu karena
semesta akan mendengarmu dan membantumu. Percayalah, kamu tidak benar-benar
sendirian didunia ini. Dan jika inti dari semua harapanmu adalah untuk merubah
dunia kita ini ke arah lebih baik, Mulailah dari yang sederhana . Mulailah dari
yang lingkaran yang kecil. Mulailah dari diri kita sendiri.
10 November 2018
Comments
Post a Comment